Website Iklan Tayang Selamanya
Promo spesial hari ini posting iklan di situs web Iklan Nusa Tenggara Barat murah sekali
setidaknya satu iklan Anda harus ada di Iklan Nusa Tenggara Barat unikbaca.com ini, agar
pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda, posting di Iklan Nusa Tenggara Barat murah
🎁 Hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web! DISKON!

Tampilkan postingan dengan label Kehidupan Sosial. Tampilkan semua postingan
thumbnail

Derita Sang Pemulung

Derita Sang Pemulung (Ku Juga Manusia)
Terkadang terlintas rasa iba saat melihat mereka yang sangat jauh berbeda dengan apa yang kita miliki, tetapi terkadang pula karena alasan itu membuat sebagian manusia merasa sombong, merasa sudah memiliki segalanya, merasa lebih baik dari orang itu, bahkan masih banyak diantara kita yang berpikir bahwa pekerjaan menjadi seorang pemulung itu sangat menjijikkan.

Kita pakai baju dan sepatu mewah, tetapi mereka menggunakan baju yang sobek dan tanpa alas kaki, kita duduk diatas empuknya sofa mobil, tetapi mereka berjalan kaki dan menarik gerobak bututnya, kita membuang SAMPAH disembarang tempat, dan merekalah yang membersihkannya. Akan tetapi masih banyak sikap diantara kita semua yang memandang rendah dan hina atas pekerjaan mereka. Apakah mereka yang sering berada ditempat kotor itu tidak pantas untuk dihargai? apakah mereka tidak berhak berbagi derita untuk menerima secuil kebahagiaan dari kita yang lebih punya?, sang pemulung juga manusia, sama seperti kita hamba Tuhan yang butuh Cinta bukan penghinaan.

Tulisan ini saya kutip dari kehidupan mereka sehari-hari, dan pekerjaan itu bukanlah yang mereka mau, Tuhan memberikan tangan dan kaki yang sehat. Jadi akan jauh lebih baik saya (mereka) gunakan untuk bekerja sebagai pemulung dari pada menjadi seorang pengemis yang hanya mengharapkan belahan kasihan dari orang lain.


DERITA SANG PEMULUNG (ku juga manusia)

Bertabur rasa gundah gulana
Melangkah harus kearah mana
T'lah hilang satu rasa dan asa
Berganti menjadi sejuta prahara dan derita

Tatapan jauh tak terlihat indah
Kosong bagai genta tak terpecah
Derita bagai sebuah anugerah
Tertoreh pada jiwa yang kian melemah

Apakah kehidupan bak fatamorgana?
Janji kebahagiaan hanya buaian semata
Berjuang, berkorban demi asa dan cita
Tapi derita selalu mendera dijiwa

Haruskah keterpurukan selalu mendera
Meskipun gurat-gurat derita terlihat nyata
Ku juga manusia, hamba TUHAN
Yang juga butuh CINTA, bukan penghinaan

Bila cindai indah dihiasi kabut misteri
Mengapa senyum itu menjauh dari hati
Ku hanya insan yang butuh dihargai
Ingin kasih, bukan tuk' dicaci dan dijolimi

Mungkin aku hina.....
Mencari nafkah dilahan kotor
Tapi ku punya hati mulia
Tak' seperti mereka, bersih tapi jiwa Koruptor

Oleh: Devy Indriyani
June 13, 2015


Semoga tulisan dengan secarik syair diatas dapat menginspirasi sahabat semua pecinta SAHABAT BLOGGER 77 untuk lebih bisa berbagi, memberi dan menyisihkan sedikit apa yang mereka butuhkan, dan sadarlah apa yang Anda buang hari ini dapat memberikan sejuta manfaat buat mereka yang membutuhkan. Salam sayang selalu..!!
thumbnail

Keteguhan Hati Seorang Ayah

Memperingati Hari Ayah Sedunia 12 November
Keteguhan Hati Seorang Ayah - Cerita ini hanya kutipan dari sebuah Inspirasi saya, dimana tepat pada tanggal 12 November lalu banyak sahabat blogger yang menulis artikel tentang memperingati hari Ayah. Mungkin niat dan tujuan dari sebagian mereka adalah dengan tulus untuk mengajak dan memberitahukan kepada kita semua yang saat ini jauh dari Ayah, jarang bertemu dengan Ayah, bahkan kita sering tidak perduli kepadanya. Yukk...!!! saya mengajak sahabat semua pecinta SAHABAT BLOGGER 77, dihari yang berbahagia ini, hari dimana hanya milik seorang Ayah, dengan keteguhan hati dan dengan rasa bangga, sama-sama kita ucapkan "I Love U Ayah".

Kenapa kata itu yang harus saya ucapkan, karena kalau kata "Kangen" yang saya ucapkan, beliau sudah pasti tidak akan pernah lagi berada disisi saya, tidak akan bisa lagi menepuk bahu saya, tidak pernah terdengar lagi ucapan yang lembut dengan nada "Nak" disaat saya menangis, tidak ada lagi tempat berlindung disaat saya ingin bersandar, karena nama Ayah sudah terukir dibatu nisan untuk selamanya disisi Tuhan.

Kini dan sampai nanti, saya hanya bisa mengenang celoteh dan nasehat Ayah dulu, hanya bisa berharap semoga Tuhan menyampaikan rasa kangen ini kepada ayah lewat Doa, dan menuliskan coretan kecil ini buat sahabat semua yang berbahagia karena masih bisa melihat senyum ayah dengan cerita kisahku - Keteguhan Hati Seorang Ayah, semoga kisah ini dapat membuat sahabat semua menjadi lebih sayang kepada Ayah setelah membaca kisah singkat dariku ini:

Gambar Kisah Ayah


Kisah - Keteguhan Hati Seorang Ayah

Suatu ketika, ada seorang anak wanita yang tidak sengaja melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang terlihat mulai berkerut-merut, dengan badan yang dahulu kekar kini sudah terbungkuk-bungkuk dan disertai suara batuk-batuk. Anak wanita itupun bertanya pada ayahnya yang sembari santai sehabis pulang dari tempat kerja:
" Ayah, mengapa wajah ayah kian mengkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian terbungkuk? "

Dengan nada lembut dan tersenyum, ayahnya hanya menjawab:
" Sebab Aku Laki-laki, Nak..!! "

Anak wanita itupun tercenung dan melamun menjadi bingung dengan jawaban ayahnya, lalu anak wanita itu berguman: " Aku tidak mengerti maksud ayah! "

Dengan kerut-kening mendengar jawaban ayahnya yang penuh dengan rasa penasaran, ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu dan menepuk-nepuk bahunya, kemudian ayahnya mengatakan : " Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki " mengharapkan jawaban, tetapi malah membuat anak wanita itu semakin kebingungan.

Karena sudah penuh rasa penasaran dengan jawaban ayahnya yang membingungkan, anak wanita itupun menghampiri ibunya dan bertanya: " Ibu, mengapa wajah ayah menjadi mengkerut-merut dan badannya kian terbungkuk?, Tetapi ayah tidak pernah mengeluhkan rasa sakit! "

Ibunya menjawab: "Anakku sayang!, jika seorang laki-laki yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga, hal itu memang akan demikian "

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, namun dia tetap saja masih dipenuhi oleh rasa penasaran dengan pertanyaannya yang belum terjawab. Hingga pada suatu malam, Anak wanita itu bermimpi, seolah-olah dalam mimpinya dia mendengar suara yang lembut namun sangat jelas terdengar, dan ternyata suara itu adalah suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban dari rasa penasarannya selama ini, lalu kalimat apa yang terdengar dalam mimpi anak wanita itu?

Inilah rangkaian kalimat dalam mimpi anak wanita itu:

Saat seoarang ayah hadir ke dunia ini, bersamaan dengan itu kuciptakan bahunya yang kekar dengan otot-otot yang kuat untuk dapat membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya, dan kuciptakan pula kegagahannya agar cukup kuat pula dalam melindungi keluarganya.

Kuberikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari rizeki dan sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun tatkala seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya.

Kuberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, walaupun tatkala dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari demi keluarganya, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras hanya demi keluarganya, dan dia tidak pernah lupa sedikitpun kalau disana ada yang menanti kedatangannya yang mengharapkan hasil dari jerih payahnya.

Kuberikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang dalam kondisi dan situasi apapun demi mencintai dan mengasihi keluarganya, walau terkadang anak-anaknya melukai perasaan dan hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap, serta dengan sentuhan perasaannya itu pula yang memberikan kenyamanan agar anak-anaknya selalu menyayangi dan mengasihi sesama saudara.

Kuberikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya bisa hidup dalam keluarga yang bahagia, dan badannya yang terbungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung jawab kepada seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga, segenap perasaannya serta keuletannya hanya demi kelangsungan hidup keluarganya.

Dan saat kuciptakan laki-laki, bersamaan dengan itu aku sudah membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dan dia akan senantiasa menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa AMAN, DAMAI, TEDUH dan TERLINDUNGI dari berbagai musibah apapun yang datang menerpa.

Lalu terbangun anak wanita itu dan dia terus berlari mengambil air wudhu, berlutut dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dengan rasa bersalah akan beban kesalahan yang mungkin pernah ia lontarkan pada ayahnya, anak wanita itu menghampiri kamar ayahnya, dan melihat ayahnya sedang sholat dan berdoa. Ketika ayahnya berdiri selesai sholat, anak wanita itu merunduk dan mencium tangan ayahnya dan berkata: " Aku sudah mendengar, mengerti dan merasakan bebanmu ayah! ", yang kemudian memeluk ayahnya.

Berbahagialah Yang Masih Memiliki Ayah Dan Lakukanlah Yang Terbaik Untuknya Saat Ini dan Selamanya...